Kesengsaraan para martir kudus Peregrino, Lucianus, Pompey, Isischius, Papius, Saturninus dan Hermanus
Orang-orang suci martir ini berasal dari Italia dan menderita pada masa pemerintahan Kaisar Trajanus 1. Ketika penganiayaan terhadap orang Kristen dimulai, mereka naik kapal dan tiba di kota bernama Dirrachius 2.
Pada saat diinterogasi, mereka mengakui iman mereka kepada Kristus dan atas perintah Anfipatus, 4 Agricola menaikkan mereka ke kapal dan menenggelamkan mereka di tempat yang dalam di laut. Demikianlah para martir kudus meninggal. 5 Tubuh mereka kemudian dibuang oleh ombak ke pantai dan dikubur di pasir di sini.
Kemudian uskup dengan hormat mengubur mayat orang-orang kudus dan membangun sebuah gereja kecil di tempat pemakaman mereka.
1 Trajan memerintah di Kekaisaran Romawi dari tahun 98 sampai 117 M. Pada tahun 99 M. Ia mengembalikan undang-undang yang melarang pergaulan rahasia. Dan karena orang-orang kafir sudah membentuk pendapat tentang orang-orang Kristen sebagai anggota pergaulan rahasia, dan karena pertemuan ibadah orang Kristen berlangsung di malam hari dan secara rahasia, maka ia memberlakukan penganiayaan terhadap mereka sebagai pelanggar undang-undang tersebut.
2 Kota Dirrachium, atau Epiphammon, sekarang Durazzo, terletak di Albania saat ini di tepi Laut Adriatik. 3 Memori martir suci Astius dirayakan pada tanggal 4 Juni. 4 Anfipat di Kekaisaran Romawi disebut kepala daerah. 5 Waktu kematian martir suci ini tidak diketahui secara pasti.
